GLIM MEDIA INDONESIA

B2BB2CB2B2C
INTEGRASI CEPAT
DAN MUDAH

Syarat Dan Ketentuan

www.glim.id adalah website yang dikendalikan oleh PT. GLIM MEDIA INDONESIA. Dengan mengakses dan menjadi anggota , anda menyadari dan menyetujui setiap syarat dan ketentuan yang tertera dibawah ini.

Harap diperhatikan kami dapat menambah, mengubah, dan menghapus syarat dan ketentuan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Syarat dan Ketentuan perlu dibaca secara berkala. Selama anda menggunakan website www.glim.id setelah ada perubahan syarat dan ketentuan, maka penggunaan website berdasarkan kepatuhan pada syarat dan ketentuan terbaru.

1. Definisi

  1. PT. Glim Media Indonesia adalah suatu perseroan terbatas yang menjalankan usaha web portal Glim.id, glimcash.com, yakni sebuah web yang menyediakan layanan chat & menjual produk digital .
  2. www.glim.id dan www.glimcash.com adalah situs Glim
  3. Syarat dan Ketentuan adalah perjanjian antara pengguna baik pembeli maupun penjual dengan Glim, yang berisi setiap aturan yang mengatur hak dan kewajiban masing-masing pihak.
  4. Pengguna adalah pihak yang menggunakan situs Glim, termasuk namun tidak terbatas pada pembeli, penjual, ataupun pihak lain yang mengunjungi situs Glim.
  5. Pembeli adalah pengguna yang terdaftar di Glim dan melakukan permintaaan atas barang yang dijual .
  6. Barang adalah benda berwujud atau tidak berwujud ( digital ) yang dapat dikirimkan melalui sistem Glim kepada Pembeli
  7. Rekening resmi Glim adalah rekening bersama yang disepakati oleh Glim dan para Pengguna untuk proses transaksi jual-beli di Glim. Rekening resmi Glim dapat dilihat di halaman

2. Akun, Saldo, dan Keamanan

  1. Glim tidak memungut biaya pendaftaran kepada Pengguna
  2. Pengguna dapat berperan sebagai Pembeli dan Penjual
  3. Glim tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada Pengguna, memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan yang perlu atas setiap dugaan pelanggaran atau pelanggaran Syarat & ketentuan dan/atau hukum yang berlaku, yakni tindakan berupa penonaktifan akun pengguna dan/atau penghapusan akun pengguna.
  4. Glim memiliki kewenangan untuk menutup toko atau akun Pengguna baik sementara maupun permanen apabila didapati adanya tindakan kecurangan dalam bertransaksi dan/atau pelanggaran terhadap syarat dan ketentuan Glim.
  5. Glim memiliki kewenangan untuk melakukan penyesuaian reputasi, data pengguna apabila diperlukan demi meningkatkan layanan Glim.
  6. Glim memiliki kewenangan untuk melakukan pembekuan saldo Glim Pengguna apabila ditemukan / diduga adanya tindak kecurangan dalam bertransaksi dan/atau pelanggaran terhadap syarat dan ketentuan Glim.
  7. Pengguna bertanggung jawab secara pribadi untuk menjaga kerahasiaan akun dan password untuk semua aktivitas yang terjadi dalam akun Pengguna.
  8. Glim tidak akan meminta username, password maupun kode SMS verifikasi atau kode OTP milik akun Pengguna untuk alasan apapun, oleh karena itu Glim menghimbau Pengguna agar tidak memberikan data tersebut maupun data penting lainnya kepada pihak yang mengatasnamakan Glim atau pihak lain yang tidak dapat dijamin keamanannya.
  9. Pengguna dengan ini menyatakan bahwa Glim tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang timbul dari penyalahgunaan akun Pengguna.
  10. Penjual dilarang mempromosikan toko dan/atau Barang secara langsung menggunakan fasilitas pesan pribadi, diskusi produk, ulasan produk yang dapat mengganggu kenyamanan Pengguna lain.
  11. Pengguna dilarang untuk menciptakan dan/atau menggunakan perangkat, software, fitur dan/atau alat lainnya yang bertujuan untuk melakukan manipulasi pada sistem Glim, termasuk namun tidak terbatas pada : (i) manipulasi data Penjual; (ii) kegiatan perambanan (crawling/scraping); (iii) kegiatan otomatisasi dalam transaksi, jual beli, promosi, dsb; (v) penambahan produk ke etalase; dan/atau (vi) aktivitas lain yang secara wajar dapat dinilai sebagai tindakan manipulasi sistem.

3. Transaksi Pembelian

  1. Pembeli dapat melakukan transaksi Pembelian dengan melakukan integrasi terlebih dahulu melalui koneksi yang disediakan oleh Glim.
  2. Pembeli harus melakukan pengisian saldo sebelum melakukan transaksi, dengan melakukan pembayaran ke rekening Glim.
  3. Setiap saldo yang sudah diterima pada akun Pembeli tidak dapat diuangkan kembali.
  4. Setiap transaksi yang terjadi akan memotong saldo pada akun Pembeli. Apabila transaksi tersebut dinyatakan gagal, maka akan dikembalikan ke saldo akun Pembeli
  5. Apabila saldo yang terdapat pada akun Pembeli tidak mencukupi untuk melakukan transaksi Pembelian, maka setiap transaksi yang terjadi akan gagal secara otomatis.
  6. Glim berhak menolak setiap pembayaran tanpa pemberitahuan terlebih dahulu jika ditemukan ada indikasi kecurangan atau pelanggaran hukum di Indonesia terkait aliran dana yang terjadi.
  7. Pembeli menyetujui untuk tidak memberitahukan atau menyerahkan bukti pembayaran dan/atau data pembayaran kepada pihak lain selain Glim. Dalam hal terjadi kerugian akibat pemberitahuan atau penyerahan bukti pembayaran dan/atau data pembayaran oleh Pembeli kepada pihak lain, maka hal tersebut akan menjadi tanggung jawab Pembeli.
  8. Pembeli memahami sepenuhnya dan menyetujui bahwa invoice yang diterbitkan adalah atas nama Penjual.
  9. Setiap permasalahan yang terjadi, Glim berwenang mengambil keputusan atas permasalahan-permasalahan transaksi yang belum terselesaikan akibat tidak adanya kesepakatan penyelesaian dengan melihat bukti-bukti yang ada. Keputusan Glim adalah keputusan akhir yang tidak dapat diganggu gugat dan mengikat pihak Penjual dan Pembeli untuk mematuhinya.

4. Pajak

  1. Pengguna dan Glim setuju untuk melakukan kewajiban pajak masing-masing sesuai ketentuan dan peraturan pajak yang berlaku di Indonesia.
  2. Penjual memahami sepenuhnya dan menyetujui bahwa invoice yang diterbitkan adalah atas nama Penjual.

5. Ganti Rugi

Pengguna akan melepaskan Glim dari tuntutan ganti rugi dan menjaga Glim (termasuk Induk Perusahaan, direktur, dan karyawan) dari setiap klaim atau tuntutan, termasuk biaya hukum yang wajar, yang dilakukan oleh pihak ketiga yang timbul dalam hal Pengguna melanggar Perjanjian ini, penggunaan Layanan Glim yang tidak semestinya dan/ atau pelanggaran Pengguna terhadap hukum atau hak-hak pihak ketiga.

6. Hukum

Syarat dan Ketentuan ini diatur sesuai dengan hukum yang berlaku di Republik Indonesia.

7. Penolakan Jaminan dan Batasan Tanggung Jawab

Glim selalu berupaya untuk menjaga Layanan Glim aman, nyaman, dan berfungsi dengan baik, tapi kami tidak dapat menjamin operasi terus-menerus atau akses ke Layanan kami dapat selalu sempurna. Informasi dan data dalam situs Glim memiliki kemungkinan tidak terjadi secara real time.

Pengguna setuju bahwa Anda memanfaatkan Layanan Glim atas risiko Pengguna sendiri, dan Layanan Glim diberikan kepada Anda pada “SEBAGAIMANA ADANYA” dan “SEBAGAIMANA TERSEDIA”

Jika Anda memiliki perselisihan dengan satu atau lebih pengguna, Anda melepaskan Glim(termasuk Induk Perusahaan, Direktur, dan karyawan) dari klaim dan tuntutan atas kerusakan dan kerugian (aktual dan tersirat) dari setiap jenis dan sifatnya , yang dikenal dan tidak dikenal, yang timbul dari atau dengan cara apapun berhubungan dengan sengketa tersebut.

Dengan demikian maka Pengguna dengan sengaja melepaskan segala perlindungan hukum (yang terdapat dalam undang-undang atau peraturan hukum yang lain) yang akan membatasi cakupan ketentuan pelepasan ini.

Sejauh diizinkan oleh hukum yang berlaku, Glim (termasuk Induk Perusahaan, direktur, dan karyawan) adalah tidak bertanggung jawab, dan Anda setuju untuk tidak menuntut Glim bertanggung jawab, atas segala kerusakan atau kerugian (termasuk namun tidak terbatas pada hilangnya uang, reputasi, keuntungan, atau kerugian tak berwujud lainnya) yang diakibatkan secara langsung atau tidak langsung dari :

  • Penggunaan atau ketidakmampuan Pengguna dalam menggunakan Layanan Glim.
  • Harga atau petunjuk lain yang tersedia dalam layanan Glim.
  • Keterlambatan atau gangguan dalam Layanan Glim.
  • Kelalaian dan kerugian yang ditimbulkan oleh masing-masing Pengguna.
  • Pelanggaran Hak atas Kekayaan Intelektual.
  • Perselisihan antar pengguna.
  • Pencemaran nama baik pihak lain.
  • Setiap penyalahgunaan Barang yang sudah dibeli pihak Pengguna.
  • Kerugian akibat pembayaran tidak resmi kepada pihak lain selain ke Rekening Resmi Glim, yang dengan cara apa pun mengatas-namakan Glim ataupun kelalaian penulisan rekening dan/atau informasi lainnya dan/atau kelalaian pihak bank.
  • Virus atau perangkat lunak berbahaya lainnya yang diperoleh dengan mengakses, atau menghubungkan ke layanan Glim.
  • Gangguan, bug, kesalahan atau ketidakakuratan apapun dalam Layanan Glim.
  • Kerusakan pada perangkat keras Pengguna dari penggunaan setiap Layanan Glim.
  • Isi, tindakan, atau tidak adanya tindakan dari pihak ketiga, termasuk terkait dengan Produk yang ada dalam situs Glim yang diduga palsu.
  • Tindak penegakan yang diambil sehubungan dengan akun Pengguna.
  • Adanya tindakan peretasan yang dilakukan oleh pihak ketiga kepada akun pengguna.

8. Force Majeure

  1. Fource Majeure dalam Perjanjian ini berarti peritiwa yang terjadi di luar kemampuan manusia normal untuk mencegahnya termasuk akan tetapi tidak terbatas pada kecelakaan, bencana alam, huru-hara, kebakaran, banjir, ledakan, pemogokan massal, perang, embargo, perubahan peraturan perundang-undangan, perubahan kebijakan pemerintah, dan peristiwa lain apapun di luar kekuasaan Para Pihak yang menyebabkan Para Pihak tidak dapat melaksanakan kewajibannya sesuai dengan Perjanjian ini, termasuk peristiwa-peristiwa yang walaupun masih dalam kemampuan Para Pihak untuk mencegahnya, namun akan mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi Para Pihak.
  2. Dalam hal terjadi keadaan Force Majeure, masing-masing Pihak harus memberitahukan mengenai Force Majeure tersebut kepada Pihak lainnya dalam waktu selambat-lambatnya 3 x 24 jam sejak timbulnya keadaan tersebut.
  3. Dalam hal terjadinya sesuatu keadaan Force Majeure yang mengakibatkan salah satu Pihak tidak dapat melaksanakan kewajibannya yang tercantum dalam Perjanjian ini, atau apabila Force Majeure tersebut menyebabkan kewajiban salah satu Pihak tertunda, maka kewajiban Pihak tersebut berdasarkan Perjanjian ini akan diperpanjang untuk jangka waktu selama berlangsungnya keadaan Force majeure tersebut tanpa mengurangi kewajiban berdasarkan Perjanjian ini.